Desa yang Terdeteksi Covid 19 Dilarang Gelar Maulid Nabi
Kerinci,RJ - Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 pada libur panjang cuti bersama, dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Pemerintah Kabupa
Read moreKerinci,RJ - Dari tahun 2000-an hingga saat ini Jalan Denah Pemetik, Kecamatan Air Hangat Timur selalu jadi bahan jualan bagi Caleg asal Air Hangat Timur untuk memuluskan niatnya menjadi Anggota DPRD Kerinci. Namun sayangnya, setelah berhasil duduk di Kursi DPRD, perbaikan jalan tersebut sama sekali tidak pernah terealisasi. Padahal, jalan tersebut merupakan akses jalan penting bagi masyarakat Renah Pemetik, yakni desa Sungaikuning, Lubuktabun dan Pasirjaya, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci.
Irwan, warga setempat menyebutkan, sejak dibuka awal tahun 2000-an, hingga saat ini jalan tersebut tidak kunjung mendapat perbaikan. Malahan kondisi makin rusak parah. "Selama ini Renah Pemetik selalu menjadi jualan politik saat pemilihan anggota dewan, bahwa jalan akan diperbaiki, nanum setelah mereka dipilih, jalan tidak kunjung diperbaiki," ungkapnya.
Rusaknya jalan renah pemetik, lanjutnya membuat petani kesulitan membawa hasil pertaniannya. "Apa lagi saat musim hujan, kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewati jalan tersebut tanah berlumpur itu," sebutnya.
Kondisi jalan Renah Pemetik yang saat ini rusak parah, berada di titik jalan yang menghubungkan empat desa, yakni Pemetik Kecil, Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning. "Untuk melewati jalan tersebut, para petani terpaksa harus menimbun secara swadaya dengan menggunakan tanah dan koral, agar jalan tidak licin dan berlumpur," ungkapnya.
Alan, warga lainnya mengatakan, karena tidak adanya perbaikan, kebun warga yang ada di samping jalan yang berlubang dijadikan jalan alternatif, hingga membuat tanaman warga menjadi rusak di sepanjang jalan tersebut. "Kebun warga dijadikan jalan, banyak tanaman yang rusak, karena jalan berlubang dan sulit dilalui," sebutnya.
Padahal, ditambahkannya kebun salah seorang anggota DPRD Kerinci yang terpilih pada Pileg 2019 yang lalu yakni Yenwen bersebelahan dengan kebun warga yang dijadikan jalan tersebut.
“Paling tidak berkorban tanah sedikit untuk jalan. Kita minta kepada anggota dewan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan tersebut, jangan janji politik saja, setelah terpilih tidak memperhatikan warga," terangnya. (+)
Penulis: Oki
Editor: Asep Loethfi
Kerinci,RJ - Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 pada libur panjang cuti bersama, dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Pemerintah Kabupa
Read moreSungaipenuh,RJ – Pertemuan rutin anak keturunan Nenek Lima Beradik Desa Kampungdiilir Rawang, Kota Sungaipenuh pada Jumat (30/10) juga dihariri oleh
Read moreSungaipenuh,RJ - Al Haris colon gubernur Jambi nomor urut 3 melihat rawa sawah terlantar di Cangking, Sungaipenuh, Sabtu (31/10) pagi. Al Haris meliha
Read moreKerinci,RJ - Renah Pemetik adalah salah satu areal pertanian andalan di Kabupaten Kerinci. Kulit manis, kopi dan hasil pertanian lain, kebanyakan tumb
Read moreSekepal tanah surga Sebuah anugerah untuk dunia Kita sudah sama sama mengecapnya O, tanah juita Pusaka sepasang arwah cinta Hembu
Read moreSarolangun,RJ – Untuk menyemarakkan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Pancasila kabupaten Sarolangun menggelar
Read more